Blog & News

Google Cloud Data Loss Prevention SMG

Benarkah Data di Cloud Aman? Kenalan dengan Cloud DLP untuk Cegah Kebocoran!

Banyak perusahaan menganggap data mereka otomatis aman setelah dipindahkan ke cloud. Namun faktanya, risiko justru sering muncul dari hal-hal yang tidak terduga, mulai dari kelalaian karyawan, akses tanpa kontrol, hingga konfigurasi cloud yang salah. Insiden semacam ini sering terjadi tanpa disadari dan berdampak serius pada keamanan bisnis.  

Di tengah kompleksitas arsitektur data modern, pertanyaannya adalah bagaimana memastikan informasi sensitif tetap terlindungi tanpa menghambat operasional dan inovasi? 

Jawabannya adalah Cloud Data Loss Prevention (Cloud DLP). Teknologi ini membantu perusahaan tidak hanya mendeteksi ancaman, tetapi juga memahami, mengendalikan, dan melindungi data sensitif di seluruh layanan cloud. 

 

Apa itu Cloud Data Loss Prevention

Cloud Data Loss Prevention (Cloud DLP) adalah teknologi yang membantu organisasi mendeteksi, mengamankan, dan mengontrol penggunaan data sensitif di lingkungan cloud. 

Secara umum, Cloud DLP bekerja dengan cara: 

  • Mendeteksi data sensitif seperti identitas pribadi, informasi finansial, atau data kesehatan 
  • Mengklasifikasikan data berdasarkan tingkat risiko 
  • Melindungi data melalui masking, tokenization, atau enkripsi 
  • Memantau & mengendalikan bagaimana data diakses, dibagikan, dan dipindahkan 

Cloud DLP tidak hanya melindungi file di cloud storage, tetapi juga database, aplikasi SaaS, VM, hingga data yang sedang diproses real time. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan keamanan data di mana pun data tersebut berada. 

 

Pentingnya Data Loss Prevention dalam Lingkungan Cloud

Hampir semua bisnis kini mengandalkan cloud untuk menyimpan dan mengelola data sensitif, mulai dari KTP dan nomor kartu kredit hingga rekam medis dan dokumen internal. Namun, transisi ke cloud juga membuka risiko baru seperti phishing, insider threat, misconfiguration, hingga human error. 

Selain risiko keamanan, ada juga tuntutan regulasi seperti UU PDP, ISO 27001, PCI-DSS, HIPAA, GDPR, hingga aturan OJK & Bank Indonesia yang mewajibkan perusahaan menjaga kerahasiaan dan integritas data. 

Tanpa perlindungan yang tepat, kebocoran data dapat berujung pada hilangnya kepercayaan pelanggan, kerugian finansial, hingga sanksi regulator. 

Di sinilah Cloud DLP menjadi krusial. Solusi ini membantu organisasi mengetahui di mana data sensitif disimpan, siapa yang mengaksesnya, bagaimana data digunakan, serta mencegah kebocoran sebelum terjadi. 

 

Jenis-Jenis Cloud Data Loss Prevention

Untuk memberikan perlindungan menyeluruh, Cloud DLP biasanya mencakup beberapa lapisan keamanan berikut. 

Data in Use Protection

Melindungi data saat sedang diakses atau digunakan aplikasi. Contohnya mencegah screenshot, copy–paste, download, atau ekspor data sensitif dari aplikasi SaaS atau CRM. 

Data in Transit Protection

Mengamankan data yang sedang dikirim melalui jaringan, misalnya API, email, atau file sharing. Teknik umum: end-to-end encryption, pemantauan trafik, dan aturan yang mencegah data keluar dari jaringan perusahaan. 

Data at Rest Protection

Melindungi data yang disimpan di cloud storage, database, VM, atau backup. Menggunakan masking, tokenization, encryption, serta role-based access control untuk memastikan data tetap aman meski terjadi akses ilegal. 

Endpoint DLP

Fokus pada perangkat pengguna seperti laptop dan desktop. Cloud DLP dapat membatasi download, memblokir transfer ke USB, atau mencegah upload file sensitif ke layanan personal. 

Email & Collaboration DLP

Mencegah data sensitif terkirim ke pihak tidak berwenang melalui email atau platform kolaborasi. Bekerja di layanan seperti Gmail, Google Drive, Microsoft 365, Slack, dan lainnya untuk memberi peringatan atau memblokir aktivitas berisiko. 

 

Baca Juga: Cloud Backup, Kunci Cerdas Lindungi Data & Amankan Bisnis Anda 

 

5 Keuntungan Menggunakan Cloud Data Loss Prevention

Mengadopsi Cloud DLP tidak hanya membantu perusahaan mencegah kebocoran data, tetapi juga memberikan nilai bisnis nyata. Berikut lima manfaat utama yang paling sering dirasakan organisasi. 

Identifikasi Data Sensitif Secara Otomatis

Salah satu tantangan terbesar dalam keamanan data adalah mengetahui di mana data sensitif berada. Cloud DLP mengatasi hal ini dengan mendeteksi informasi pribadi dan sensitif secara otomatis. Dengan pemetaan data yang berlangsung terus-menerus, perusahaan tidak perlu lagi melakukan pengecekan manual yang memakan waktu dan rentan kesalahan. 

Perlindungan Data yang Terukur dan Terpusat

Cloud DLP menyediakan satu platform terpusat untuk memantau seluruh data di lingkungan cloud, mulai dari cloud storage, BigQuery atau data warehouse lain, database operasional, log, aplikasi, hingga layanan API. Pendekatan terpusat ini membuat kebijakan keamanan lebih mudah diatur, diterapkan, dan dievaluasi, terutama bagi organisasi dengan banyak aplikasi atau tim internal. 

Meminimalkan Human Error & Insider Threat

Banyak insiden kebocoran data terjadi bukan karena hacker, tetapi kelalaian internal. Cloud DLP membantu mencegah karyawan mengirim data pelanggan ke email pribadi, membatasi pengunduhan file sensitif, memblokir transfer data ke aplikasi non-korporat, dan memberikan peringatan sebelum tindakan berisiko dilakukan. Secara praktis, Cloud DLP menjadi “jaring pengaman” bagi data Anda. 

Memenuhi Standar Kepatuhan (Compliance)

Regulasi seperti ISO 27001, PCI DSS, HIPAA, GDPR, UU PDP, OJK, hingga BI menuntut kontrol ketat terhadap pengelolaan data sensitif. Cloud DLP membantu menerapkan kontrol tersebut, menyediakan bukti aktivitas saat audit, serta memastikan data diproses sesuai regulasi. Hasilnya, proses audit lebih sederhana dan risiko denda berkurang drastis. 

Deteksi dan Respons Kebocoran Lebih Cepat

Cloud DLP dapat mendeteksi ketika terjadi aktivitas abnormal, misalnya akses data berlebihan, file penting disalin ke perangkat asing, dokumen dibagikan ke publik, atau ada pengguna mencurigakan yang mencoba mengekspor database. Deteksi cepat ini penting untuk mencegah insiden berkembang menjadi kebocoran besar. 

 

Contoh Implementasi Cloud Data Loss Prevention di Berbagai Sektor 

Cloud DLP bukan hanya konsep teknis; teknologi ini sudah digunakan oleh banyak organisasi lintas industri. Berikut beberapa contoh penerapannya. 

Bank dan Fintech

Institusi keuangan menyimpan data sensitif dalam jumlah masif. Cloud DLP dapat mendeteksi nomor kartu kredit, NIK, atau data transaksi, menerapkan masking otomatis saat data digunakan untuk analisis, dan mencegah kebocoran informasi nasabah. Pendekatan ini membantu memenuhi standar PCI DSS sekaligus menjaga kepercayaan nasabah. 

E-Commerce 

Platform e-commerce mengelola data alamat, nomor telepon, hingga riwayat pembelian. Cloud DLP membantu mengamankan data pelanggan dari akses internal yang tidak sesuai, mencegah customer list bocor, dan memantau aktivitas berisiko dari akun admin atau developer meskipun volume transaksi tinggi. 

Rumah Sakit dan Perusahaan Asuransi

Sektor kesehatan bekerja dan berhubungan dengan data sensitif. Cloud DLP memungkinkan organisasi melindungi rekam medis digital, mengatur akses data berdasarkan peran, dan memastikan kepatuhan terhadap HIPAA dan UU PDP. Ini penting untuk menjaga privasi pasien sekaligus mengurangi risiko tuntutan hukum. 

Startup dan Enterprise

Perusahaan teknologi dan enterprise sering bekerja dengan banyak sistem dan pihak ketiga. Cloud DLP membantu mencegah developer mengakses database klien tanpa izin, menghindari kebocoran accidental saat debugging atau testing, serta menyediakan kontrol granular untuk berbagai jenis data sensitif. Dengan begitu, perusahaan tetap lincah tanpa mengorbankan keamanan. 

 

Baca Juga: Cloud Banking: Transformasi Perbankan Modern Dimulai Dari Sini! 

 

Solusi Cloud Data Loss Prevention dari Google Cloud Platform

Nah, setelah memahami pentingnya DLP di lingkungan cloud, lantas solusi apa yang paling lengkap dan efektif? 

Google Cloud menjawab kebutuhan tersebut melalui Google Cloud Data Loss Prevention (Cloud DLP), layanan keamanan tingkat enterprise yang dirancang untuk mengidentifikasi, mengelola, dan melindungi data sensitif di seluruh ekosistem cloud dan aplikasi modern. 

Berikut fitur utamanya: 

Automatic Sensitive Data Detection & Classification

Cloud DLP memiliki lebih dari 150+ predefined detector untuk mengenali berbagai jenis data sensitif. Deteksi otomatis ini membantu perusahaan melakukan data discovery tanpa perlu sistem manual yang kompleks. 

Masking, Tokenization, & Encryption

Cloud DLP menyediakan berbagai teknik proteksi, seperti: 

  • Redaction: menyembunyikan sebagian informasi sensitif 
  • Tokenization: mengganti data asli dengan token 
  • Hashing/Encryption: mengamankan data secara kriptografis 

Proses ini dapat dilakukan tanpa mengubah fungsi utama data, sehingga tetap aman digunakan untuk analitik, debugging, atau operasional. 

Scan Across Multiple Services

Cloud DLP dapat diintegrasikan dengan cloud storage, BigQuery, Cloud SQL, Datastream, API internal, hingga sistem on-premises. Hasilnya kebijakan keamanan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh lingkungan data. 

Real-Time API DLP

Cloud DLP API memungkinkan data dilindungi saat diproses, baik di web apps, mobile apps, chatbot, layanan API, atau formulir online. Dengan mekanisme real-time ini, data sensitif tidak pernah dibiarkan terbuka. 

Integrasi dengan Chronicle SIEM & Security Command Center (SCC)

Cloud DLP terhubung langsung dengan Chronicle SIEM untuk analisis insiden dan SCC untuk monitoring ancaman serta compliance dashboard. Integrasi ini memberi tim keamanan visualisasi lengkap pergerakan data di seluruh sistem. 

 

Implementasi Cloud Data Loss Prevention Bersama SMG  

Menerapkan Cloud DLP membutuhkan pemahaman mendalam tentang alur data, klasifikasi informasi sensitif, hingga integrasi antar sistem dan Smartnet Magna Global (SMG) siap membantu Anda. 

Sebagai Premier Partner Google Cloud, SMG mendampingi perusahaan dari awal hingga operasional berjalan optimal melalui layanan berikut: 

Assessment & Discovery Data Sensitif

Menemukan lokasi penyimpanan data sensitif di cloud, database, aplikasi, maupun sistem on-premises. 

Implementasi Google Cloud DLP

Meliputi integrasi pada Cloud Storage, BigQuery, Cloud SQL, API internal, hingga aplikasi yang memproses data pelanggan. 

Setup Masking, Encryption, & Automated Alerts

Menyusun kebijakan proteksi data termasuk masking otomatis, enkripsi, dan notifikasi jika ada aktivitas mencurigakan. 

Integrasi dengan Sistem Keamanan Lain

Mulai dari SIEM, IAM, SOC monitoring, hingga platform keamanan lain yang sudah digunakan perusahaan. 

Managed Services 24/7

Monitoring berkelanjutan untuk memastikan sistem aman dan selalu memenuhi standar. 

Dukungan Kepatuhan

Mempersiapkan kebutuhan regulasi seperti OJK, ISO 27001, PCI DSS, GDPR, hingga UU PDP. 

Dengan layanan yang komprehensif, perusahaan dapat mengadopsi Cloud DLP tanpa perlu khawatir kompleksitas teknisnya. 

 

Siap Melindungi Data Sensitif Anda? Mulai Bersama Smartnet Magna Global

Dapatkan solusi Cloud DLP yang lebih aman, scalable, dan sesuai regulasi bersama Smartnet Magna Global, subsidiary dari CTI Group. Konsultasikan kebutuhan Cloud DLP Anda dengan SMG dan jadikan keamanan data sebagai keunggulan kompetitif bisnis Anda. Hubungi kami melalui link berikut. 

Penulis: Wilsa Azmalia Putri – Content Writer CTI Group

Start a Conversation

Privacy Policy

PT Smartnet Magna Global (“SMG” or “us”) is strongly committed to ensuring that your privacy is protected as utmost importance to us. https://www.magnaglobal.id/, we shall govern your use of this website, including all pages within this website (collectively referred to herein below as this “Website”), we want to contribute to providing a safe and secure environment for visitors.

The following are terms of privacy policy (“Privacy Policy”) between you (“you” or “your”) and SMG. By accessing the website, you acknowledge that you have read, understood and agree to be bound by this Privacy Policy.

Use of The Subscription Service by SMG and Our Customers

When you request information from SMG and supply information that personally identifies you or allows us to contact you, you agree to disclose that information with us. SMG may disclose such information for marketing, promotional and activity only for the purpose of SMG and the Website.

Collecting Information

You are free to explore the Website without providing any personal information about yourself. When you visit the Website or register for the subscription service, we provide some navigational information for you to fill out your personal information to access some content we offered.

SMG may collect your personal data such as your name, email address, company name, phone number and other information about yourself or your business. We are collecting your data in some ways, online and offline. SMG collects your data online using features of social media, email marketing, website, and cookies technology. We may collect your data offline in events like conference, gathering, workshop, etc. However, we will not use or disclose those informations with third party or send unsolicited email to any of the addresses we collect, without your express permission. We ensure that your personal identities will only be used in accordance with this Privacy Policy.

How SMG Use the Collected Information

SMG use the information that is collected only in compliance with this privacy policy. Customers who subscribe to our subscription services are obligated through our agreements with them to comply with this Privacy Policy.

In addition to the uses of your information, we may use your personal information to:

  • Improve your browsing experience by personalizing the websites and to improve the subscription services.
  • Send information about SMG.
  • Promote our services to you and share promotional and informational content with you in accordance with your communication preferences.
  • Send information to you regarding changes to our customers’ terms of service, Privacy Policy (including the cookie policy), or other legal agreements

Cookies Technology

Cookies are small pieces of data that the site transfers to the user’s computer hard drive when the user visits the website. Cookies can record your preferences when visiting a particular site and give the advantage of identifying the interest of our visitor for statistical analysis of our site. This information can enable us to improve the content, modifying and making our site more user friendly.

Cookies were used for some reasons such as technical reasons for our website to operate. Cookies also enable us to track and target the interest of our users to enhance the experience of our website and subscription service. This data is used to deliver customized content and promotions within the Helios to customers who have an interest on particular subjects. You have the right to decide whether to accept or refuse cookies. You can edit your cookies preferences on browser setup. If you choose to refuse the cookies, you may still use our website though your access to some functionality and areas of our website may be restricted. This Website may also display advertisements from third parties containing links to other websites of interest. Once you have used these links to leave our site, please note that we do not have any control over the website. SMG cannot be responsible for the protection and privacy of any information that you provide while visiting such websites and this Privacy Policy does not govern such websites.

Control Your Personal Data

SMG give control to you to manage your personal data. You can request access, correction, updates or deletion of your personal information. You may unsubscribe from our marketing activity by clicking unsubscribe us from the bottom of our email or contacting us directly to remove you from our subscription list.

We will keep your personal information accurate, and we allow you to correct or change your personal identifiable information through info@magnaglobal.id