Memasuki penghujung 2025, pasar global cloud storage terus tumbuh dan kini telah mencapai nilai sekitar USD 124 miliar, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sekitar 15,1 persen. Di Indonesia, adopsi layanan cloud juga meningkat signifikan mencapai USD 2,46 miliar, dengan pertumbuhan 14,6 persen per tahun.
Angka-angka ini menegaskan adopsi teknologi cloud bukan lagi sekadar tren, melainkan strategi penting bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif dan gesit menghadapi transformasi digital.
Namun, seiring meningkatnya kebutuhan akan fleksibilitas dan keamanan data, banyak perusahaan menyadari tidak semua data sebaiknya ditempatkan di public cloud. Faktor keamanan, kepatuhan regulasi, dan efisiensi biaya, sering kali menjadi pertimbangan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, hybrid cloud storage hadir dengan pendekatan yang memadukan keamanan dan kontrol infrastruktur lokal dengan skalabilitas dan efisiensi public cloud.
Apa Itu Hybrid Cloud Storage dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Secara sederhana, hybrid cloud storage adalah sistem penyimpanan data yang mengombinasikan infrastruktur lokal (on-premises) dengan layanan public cloud. Dengan model ini, perusahaan bisa menyimpan data sensitif di server internal untuk alasan keamanan dan kepatuhan, sementara data operasional atau berukuran besar dapat dikelola di cloud untuk kemudahan akses dan skalabilitas.
Prosesnya dimulai dengan integrasi antara sistem lokal dan platform cloud melalui gateway atau layanan sinkronisasi. Melalui mekanisme ini, data dapat dipindahkan, direplikasi, atau diakses secara otomatis berdasarkan kebijakan perusahaan, berdasarkan tingkat sensitivitas, frekuensi akses, hingga kebutuhan performa.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memiliki sistem penyimpanan yang lebih adaptif, efisien, dan aman, tanpa harus sepenuhnya meninggalkan infrastruktur yang sudah ada.
Mengapa Hybrid Cloud Storage Menjadi Pilihan Banyak Perusahaan?
Di era digital, pengelolaan data menjadi semakin kompleks. Volume data terus meningkat, sementara regulasi dan kebutuhan bisnis berkembang cepat.
Mengandalkan satu pendekatan saja sering kali tidak cukup. Menyimpan semua data di cloud memang memberi fleksibilitas, tetapi biaya dan isu keamanan bisa menjadi tantangan. Sebaliknya, bergantung penuh pada penyimpanan lokal membuat perusahaan sulit beradaptasi dengan lonjakan kebutuhan data yang dinamis.
Hybrid cloud storage menawarkan jalan tengah yang ideal. Dengan kemampuan menyeimbangkan fleksibilitas, keamanan, dan efisiensi, pendekatan ini memungkinkan perusahaan menempatkan data sesuai prioritas, misalnya, data sensitif tetap di on-premises, sedangkan data operasional atau berskala besar dikelola di cloud.
Pendekatan ini memberi perusahaan kendali atas data penting sekaligus kebebasan untuk berinovasi, membuka jalan menuju pengelolaan data yang lebih modern dan efisien.
Keunggulan Hybrid Cloud Storage Dibandingkan Model Lainnya
Hybrid cloud storage menawarkan sejumlah keunggulan strategis yang membuatnya begitu efektif dalam pengelolaan data modern dibanding model penyimpanan lainnya.
Fleksibilitas dalam Pengelolaan Data
Perusahaan dapat menentukan sendiri di mana data disimpan, apakah di server internal atau di cloud berdasarkan jenis, sensitivitas, dan kebutuhan bisnisnya.
Efisiensi Biaya
Data yang jarang diakses bisa dipindahkan ke cloud dengan biaya penyimpanan yang lebih rendah, sementara data penting atau sensitif tetap dikelola secara lokal.
Keamanan dan Kepatuhan
Menempatkan data sensitif di on-premises environment membantu perusahaan memenuhi regulasi industri sekaligus menjaga kendali penuh terhadap data kritis.
Kinerja yang Tetap Optimal
Akses ke data penting bisa berlangsung cepat karena disimpan secara lokal, sementara cloud memberikan kapasitas tambahan tanpa mengorbankan performa sistem.
Backup dan Disaster Recovery Lebih Baik
Dengan adanya salinan backup di cloud, perusahaan lebih siap menghadapi risiko kehilangan data akibat kerusakan hardware, serangan siber, atau bencana alam.
Solusi Hybrid Cloud Storage Google Cloud: Aman, Fleksibel, dan Terintegrasi
Nah, untuk mendukung kebutuhan penyimpanan data yang aman, fleksibel, dan mudah diintegrasikan, Google Cloud menghadirkan rangkaian solusi yang dirancang khusus bagi perusahaan dengan strategi hybrid.
Beberapa layanan unggulan antara lain:
Google Cloud Storage
Layanan penyimpanan yang dapat diskalakan sesuai kebutuhan bisnis. Google Cloud Storage mendukung berbagai storage class sehingga perusahaan bisa menyesuaikan antara performa dan efisiensi biaya.
Anthos
Platform modern yang memungkinkan perusahaan mengelola beban kerja secara konsisten di berbagai lingkungan, baik di on-premises maupun di cloud. Anthos membantu menjaga fleksibilitas tanpa mengorbankan kontrol dan keamanan.
Storage Transfer Service & Transfer Appliance
Solusi ini dirancang untuk memindahkan data dalam jumlah besar dari sistem lokal ke cloud secara cepat, aman, dan efisien tanpa mengganggu operasional bisnis.
Storage Gateway
Menghubungkan infrastruktur lokal dengan layanan cloud agar proses sinkronisasi data berjalan mulus dan sistem tetap terintegrasi secara real-time.
Dengan ekosistem yang lengkap ini, Google Cloud membantu perusahaan membangun strategi penyimpanan hybrid yang optimal, mendukung transformasi digital, sekaligus menjaga keamanan, kepatuhan, dan efisiensi operasional.
Baca Juga: 5 Strategi Optimalkan Infrastruktur Hybrid Cloud dengan Google Cloud di 2025
Saatnya Kelola Data Lebih Cerdas Bersama SMG & Google Cloud
Sebagai Google Cloud Premier Partner, Smartnet Magna Global (SMG), bagian dari CTI Group, hadir untuk membantu perusahaan di Indonesia mengadopsi hybrid cloud storage secara efektif dan strategis.
SMG tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga menghadirkan layanan menyeluruh mulai dari perencanaan hingga pengelolaan harian, agar sistem hybrid berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi bisnis.
Layanan dari SMG mencakup:
- Konsultasi dan perancangan arsitektur hybrid, sesuai kebutuhan industri dan regulasi yang berlaku.
- Implementasi solusi Google cloud storage, yang terintegrasi dengan infrastruktur lokal perusahaan.
- Migrasi data aman dan cepat, meminimalkan downtime dan menjaga kontinuitas operasional.
- Layanan managed service untuk memastikan sistem hybrid selalu stabil, efisien, dan siap digunakan kapan saja.
Dengan tim ahli bersertifikasi dan pengalaman mendalam di berbagai industri, SMG memastikan bahwa hybrid cloud storage bukan sekadar teknologi, melainkan fondasi strategis untuk efisiensi, keamanan, dan daya saing bisnis di era digital. Konsultasi gratis langsung dengan tim kami dengan klik link berikut ini!
Penulis: Wilsa Azmalia Putri – Content Writer CTI Group

