Blog & News

Bisakah Predictive Analytics Menghentikan Fraud Sebelum Terjadi

Menghentikan Fraud Sebelum Merugikan: Pendekatan Predictive Analytics untuk FSI

OJK mencatat total kerugian konsumen akibat scam dan fraud mencapai Rp2,5 triliun sepanjang 2022 hingga triwulan I 2024. Dengan modus seperti phishing yang makin marak, tantangan perusahaan bukan hanya mendeteksi fraud, tetapi mendeteksi secara cepat dan akurat tanpa mengganggu transaksi pelanggan yang sah.

Pemanfaatan predictive analytics untuk fraud detection memungkinkan perusahaan FSI mengidentifikasi pola transaksi mencurigakan lebih cepat, bahkan saat transaksi sedang berlangsung. Kombinasi Machine Learning dan data analytics, memastikan sistem dapat menghasilkan risk scoring berdasarkan pola historis dan karakteristik transaksi untuk menentukan apakah suatu aktivitas perlu diteruskan, ditinjau, atau ditangani lebih lanjut.

 

Tantangan Deteksi Fraud Tradisional di Perusahaan FSI

Fraud detection bukan sekadar mencari transaksi bernilai besar atau aktivitas yang terlihat tidak biasa. Dalam lingkungan FSI, jutaan transaksi dapat terjadi dalam waktu singkat. Sebagian besar merupakan transaksi sah, tetapi di antara volume tersebut terdapat aktivitas yang memiliki karakteristik fraud.

Banyak sistem tradisional masih mengandalkan rule-based detection. Misalnya, transaksi di atas nominal tertentu langsung ditandai, transaksi dari lokasi berbeda dianggap mencurigakan, jumlah transaksi dalam periode tertentu memicu alert, atau aktivitas tidak sesuai parameter langsung masuk ke daftar investigasi.

Pendekatan ini memiliki peran penting, tetapi memiliki keterbatasan saat volume transaksi makin besar dan pola fraud semakin kompleks.

Terlalu Banyak False Positive

Tidak semua transaksi yang tidak biasa merupakan fraud. Pelanggan dapat membeli dengan nilai lebih tinggi, bertransaksi dari lokasi baru, atau melakukan beberapa transaksi dalam waktu singkat. Jika seluruh aktivitas tersebut langsung dianggap fraud, tim investigasi berisiko menghadapi terlalu banyak alert dan menghabiskan waktu serta sumber daya untuk memeriksa transaksi yang sebenarnya legitimate.

Sulit Mengikuti Pola Fraud yang Terus Berubah 

Aturan bersifat statis, sementara pola fraud terus berkembang. Penipu dapat mengubah nominal transaksi, waktu aktivitas, pola pembelian, perangkat, hingga metode pembayaran untuk menghindari rule yang sudah dikenal.
Di sinilah predictive analytics menawarkan pendekatan yang lebih adaptif. Sistem tidak menilai apakah transaksi melanggar aturan, sekaligus mengevaluasi seberapa besar kemungkinan transaksi memiliki karakteristik fraud berdasarkan data dan pola yang telah dipelajari.

Cara Kerja Predictive Analytics & Machine Learning dalam Mengidentifikasi Risiko

Predictive analytics menggunakan data historis dan data baru untuk mengidentifikasi pola, menemukan anomali, dan menghasilkan prediksi berdasarkan karakteristik yang tersedia. Dalam konteks AI fraud detection, prosesnya dapat dibagi menjadi beberapa tahap.

1. Streaming Data Ingestion 

Setiap transaksi menghasilkan data seperti nilai transaksi, waktu, lokasi, merchant, customer ID, device atau channel, riwayat aktivitas, dan frekuensi transaksi. Data yang masuk dapat diproses melalui arsitektur streaming sehingga perusahaan tidak perlu menunggu proses batch selesai sebelum melakukan analisis. Perusahaan dapat memperoleh insight risiko lebih cepat dan mendukung kebutuhan fraud monitoring real-time.

2. Historical Pattern Matching 

Machine Learning menggunakan data historis untuk mempelajari karakteristik transaksi. Model dapat menemukan hubungan antarvariabel yang sulit ditangani menggunakan rule sederhana.

Satu transaksi mungkin tidak terlihat mencurigakan jika hanya dilihat dari nominalnya. Namun, ketika dikombinasikan dengan perubahan lokasi, perangkat baru, frekuensi transaksi, dan pola aktivitas sebelumnya, tingkat risikonya dapat terlihat berbeda.

3. Real-Time Risk Scoring

Ketika transaksi baru masuk, data dapat dikirim ke model untuk menghasilkan risk score. Semakin tinggi tingkat risiko, semakin besar kemungkinan transaksi membutuhkan tindakan tambahan.

Berdasarkan kebijakan perusahaan, hasil risk scoring dapat digunakan untuk meneruskan transaksi, meminta verifikasi tambahan, mengirimkan alert, menandai transaksi untuk investigasi, hingga menahan atau memblokir transaksi sesuai kebijakan dan hasil evaluasi risiko.

Predictive analytics tidak menggantikan seluruh proses fraud investigation, tetapi membantu tim memprioritaskan aktivitas yang membutuhkan perhatian lebih cepat.

Mengembangkan Anti-Fraud System Menggunakan Ekosistem Google Cloud 

Membangun sistem deteksi fraud real-time membutuhkan lebih dari satu model Machine Learning. Perusahaan membutuhkan arsitektur yang dapat menerima data dalam volume besar, memproses data secara cepat, menjalankan model, menyimpan data historis, dan menyajikan hasil analisis kepada tim yang tepat.

Ekosistem Google Cloud dapat mendukung kebutuhan tersebut melalui kombinasi layanan data, analytics, dan AI.

Pub/Sub untuk Streaming Data Transaksi 

Pub/Sub dapat digunakan sebagai lapisan messaging untuk menerima dan mendistribusikan event transaksi secara real-time. Setiap transaksi dapat dipublikasikan sebagai event dan diteruskan ke sistem atau pipeline yang membutuhkan data tersebut.

Pendekatan event-driven membantu perusahaan membangun proses fraud detection yang lebih responsif dibandingkan menunggu pengolahan batch secara berkala.

Dataflow untuk Pemrosesan Data Real-Time

Dataflow dapat digunakan untuk membangun pipeline pemrosesan data streaming. Mulai dari mengambil data transaksi, membersihkan dan menyiapkan data, melakukan enrichment, mengirim data untuk proses inference, menyimpan hasil analisis, hingga meneruskan alert ke sistem lain.

BigQuery untuk Data Analytics Skala Besar 

BigQuery berperan sebagai platform analitik untuk menyimpan, menganalisis, dan mengeksplorasi data transaksi dalam skala besar. Data historis dapat digunakan untuk memahami pola fraud sebelumnya, menganalisis tren, serta menjadi bagian dari proses pengembangan model.

BigQuery ML untuk Fraud Detection Berbasis SQL 

BigQuery ML memungkinkan tim membangun, melatih, mengevaluasi, dan menjalankan model Machine Learning menggunakan SQL. Kapabilitas ini dapat membantu mempercepat eksperimen dan pengembangan use case seperti classification, anomaly detection, forecasting, regression, dan clustering.

Vertex AI untuk Model Development dan Deployment

Ketika kebutuhan model menjadi lebih kompleks, Vertex AI dapat digunakan untuk mendukung proses pengembangan, pelatihan, deployment, dan pengelolaan model AI dan Machine Learning.

Model dapat diintegrasikan ke dalam workflow operasional agar hasil analisis dapat digunakan sebagai bagian dari proses decisioning.

Gemini untuk Insight dan Analisis Berbasis AI 

Gemini dapat mendukung aktivitas analisis dan eksplorasi data dengan kemampuan AI generatif. Dalam lingkungan enterprise, kapabilitas AI dapat membantu mempercepat proses memahami data, mengeksplorasi insight, dan mendukung produktivitas tim dalam membangun solusi berbasis data dan AI.

Namun, output AI tetap perlu digunakan dengan kontrol, governance, dan validasi yang sesuai, terutama untuk keputusan yang berkaitan dengan risiko finansial.

Looker untuk Fraud Monitoring Dashboard 

Hasil risk scoring dan data transaksi perlu dapat dipahami oleh tim fraud, risk, maupun manajemen. Looker dapat digunakan untuk membangun dashboard dan visualisasi yang membantu tim memantau volume transaksi, jumlah transaksi berisiko, fraud trend, pola alert, performa proses monitoring, dan area atau channel dengan tingkat risiko lebih tinggi.

Cloud Storage untuk Data Historis

Data historis merupakan salah satu aset penting dalam predictive analytics. Cloud storage dapat digunakan sebagai bagian dari data lake untuk menyimpan data dalam skala besar dan mendukung kebutuhan pengelolaan data enterprise.

Secara sederhana, arsitektur anti-fraud dapat membentuk alur:

Transaction Stream → Pub/Sub → Dataflow → BigQuery/Feature Data → BigQuery ML atau Vertex AI → Risk Score → Alert & Monitoring Dashboard

Dengan pendekatan tersebut, predictive analytics dapat menjadi bagian dari proses operasional, bukan hanya laporan analitik yang ditinjau setelah transaksi selesai.

Manfaat Utama Mengadopsi Sistem Anti-Fraud Berbasis Predictive Analytics 

Mengadopsi predictive analytics dapat memberikan nilai bisnis lebih luas daripada sekadar menambahkan model AI ke dalam proses fraud detection. Beberapa manfaat utamanya meliputi:

  • Deteksi lebih cepat dengan mengidentifikasi pola dan transaksi berisiko saat data masuk.
  • Mengurangi false positive dengan mengevaluasi lebih banyak variabel dan pola.
  • AI-powered risk scoring untuk mendukung proses decisioning yang lebih konsisten.
  • Monitoring 24/7 melalui pipeline streaming dan automated analytics.
  • Skalabilitas data untuk mendukung pengolahan volume transaksi yang terus tumbuh.
  • Identifikasi pola baru melalui Machine Learning dan anomaly detection.
  • Efisiensi operasional karena tim fraud dapat lebih fokus pada kasus berprioritas tinggi.
  • Mendukung governance dan compliance melalui kontrol akses, data governance, audit logging, dan enkripsi sesuai kebutuhan arsitektur.

Bagi FSI, manfaat terbesar bukan berarti sistem dapat menjamin seluruh fraud akan terdeteksi. Nilai utamanya adalah membantu mengurangi waktu antara munculnya sinyal risiko dan tindakan yang dapat dilakukan.

Cegah Kerugian Bisnis: Bangun Sistem Fraud Detection Bersama Smartnet Magna Global 

Membangun sistem anti-fraud berbasis predictive analytics membutuhkan lebih dari sekadar memilih satu teknologi. Perusahaan perlu mempertimbangkan dari mana data transaksi berasal, diintegrasikan, kualitas dan governance, model deployment, hasil risk scoring, hingga model Machine Learning yang sesuai dengan use case.

Smartnet Magna Global (SMG) membantu perusahaan membangun solusi Data Analytics & AI secara end-to-end, mulai dari integrasi data hingga implementasi solusi Google Cloud. Melalui pendekatan terintegrasi, SMG dapat membantu organisasi membangun fondasi mulai dari implementasi AI dan data end-to-end, real-time analytics, enterprise-ready AI, hinge secure & governed data platform.

Sebagai bagian dari CTI Group, SMG didukung tim profesional agar bisnis dapat membangun strategi fraud detection dan predictive analytics andal. Hubungi tim SMG untuk merancang dan mengimplementasikan sistem anti-fraud berbasis data analytics dan AI.

Penulis: Ervina Anggraini – Content Writer CTI Group

Start a Conversation

Privacy Policy

PT Smartnet Magna Global (“SMG” or “us”) is strongly committed to ensuring that your privacy is protected as utmost importance to us. https://www.magnaglobal.id/, we shall govern your use of this website, including all pages within this website (collectively referred to herein below as this “Website”), we want to contribute to providing a safe and secure environment for visitors.

The following are terms of privacy policy (“Privacy Policy”) between you (“you” or “your”) and SMG. By accessing the website, you acknowledge that you have read, understood and agree to be bound by this Privacy Policy.

Use of The Subscription Service by SMG and Our Customers

When you request information from SMG and supply information that personally identifies you or allows us to contact you, you agree to disclose that information with us. SMG may disclose such information for marketing, promotional and activity only for the purpose of SMG and the Website.

Collecting Information

You are free to explore the Website without providing any personal information about yourself. When you visit the Website or register for the subscription service, we provide some navigational information for you to fill out your personal information to access some content we offered.

SMG may collect your personal data such as your name, email address, company name, phone number and other information about yourself or your business. We are collecting your data in some ways, online and offline. SMG collects your data online using features of social media, email marketing, website, and cookies technology. We may collect your data offline in events like conference, gathering, workshop, etc. However, we will not use or disclose those informations with third party or send unsolicited email to any of the addresses we collect, without your express permission. We ensure that your personal identities will only be used in accordance with this Privacy Policy.

How SMG Use the Collected Information

SMG use the information that is collected only in compliance with this privacy policy. Customers who subscribe to our subscription services are obligated through our agreements with them to comply with this Privacy Policy.

In addition to the uses of your information, we may use your personal information to:

  • Improve your browsing experience by personalizing the websites and to improve the subscription services.
  • Send information about SMG.
  • Promote our services to you and share promotional and informational content with you in accordance with your communication preferences.
  • Send information to you regarding changes to our customers’ terms of service, Privacy Policy (including the cookie policy), or other legal agreements

Cookies Technology

Cookies are small pieces of data that the site transfers to the user’s computer hard drive when the user visits the website. Cookies can record your preferences when visiting a particular site and give the advantage of identifying the interest of our visitor for statistical analysis of our site. This information can enable us to improve the content, modifying and making our site more user friendly.

Cookies were used for some reasons such as technical reasons for our website to operate. Cookies also enable us to track and target the interest of our users to enhance the experience of our website and subscription service. This data is used to deliver customized content and promotions within the Helios to customers who have an interest on particular subjects. You have the right to decide whether to accept or refuse cookies. You can edit your cookies preferences on browser setup. If you choose to refuse the cookies, you may still use our website though your access to some functionality and areas of our website may be restricted. This Website may also display advertisements from third parties containing links to other websites of interest. Once you have used these links to leave our site, please note that we do not have any control over the website. SMG cannot be responsible for the protection and privacy of any information that you provide while visiting such websites and this Privacy Policy does not govern such websites.

Control Your Personal Data

SMG give control to you to manage your personal data. You can request access, correction, updates or deletion of your personal information. You may unsubscribe from our marketing activity by clicking unsubscribe us from the bottom of our email or contacting us directly to remove you from our subscription list.

We will keep your personal information accurate, and we allow you to correct or change your personal identifiable information through info@magnaglobal.id